a Cottonii . Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah telah melakukan pengembangan Rumput Laut Hasil Kulltur Jaringan dengan harapan mampu memperbaiki Rumput Laut (RL) lokal Strain Phillipine yang dikembangkan sejak Tahun 2007. Disamping thallus besar dan laju pertumbuhannya bagus, RL Strain Phillipine mempunyai kelemahan yaitu tidak tahan terhadap penyakit seperti bulu-bulu dan ice-ice, yang mana banyak merugikan para pembudidaya. Peluang pengembangan RL di karimunjawa sangat terbuka, dilihat potensi sumberdaya alam perairan Karimunjawa yang dimiliki sangat mendukung dalam pengembangan kegiatan tersebut.
Kebun bibit merupakan kegiatan yang
paling hulu dalam program pengembangan budidaya rumput laut. Kebun bibit
ini bisa dilakukan sebagai diversifikasi varietas rumput laut salah
satunya adalah pengembangan Rumput Laut Hasil Kultur Jaringan. Kebun
bibit ini merupakan kegiatan yang fokus dalam penyediaan bibit RL,
dimana bibit yang dihasilkan adalah bibit RL unggul yang didapat dari
seleksi alami.
Pada Tahun 2013, Dinas Kelautan dan
Perikanan Provinsi Jawa Tengah telah mengembangkan Rumbut Laut dari
Hasil Kultur Jaringan yang bekerjasama dengan Balai Besar Pengembangan
Budidaya Laut (BBPBL) Lampung. Kelompok “USAHA BERSAMA” adalah salah
satu kelompok budidaya RL yang mendapat dukungan dalam pengelolaan kebun
RL Tahun 2013. Untuk mendapatkan progress dari kegiatan tersebut, pada
tanggal 21 s/d 24 April 2014 dilakukan kegiatan monitoring di lokasi
budidaya, dimana RLHKJ yang dibudidayakan di perairan Karimunjawa
didapatkan hasil yang sangat fantastis dibandingkan budidaya RLHKJ di
perairan lain, hasil monitoring didapatkan bahwa RLHKJ Thallus besar
sama dengan lokal, percabangan banyak, tunas panjang-panjang, cepat
tumbuh 1 ; 12/13 kali dalam waktu 25 hari, tahan terhadap ice-ice, dan
tahan bulu-bulu seperti pada gambar dibawah. Dilihat dari hasil
tersebut, perairan karimunjawa sangat-sangat potensial sebagai salah
daerah penghasil RL yang berkualitas di Indonesia. Berikut adalah contoh
rumput laut yang dikembangkan di perairan budidaya yaitu Si "Orange"
(warna oranye) dan Strain Phillipine (hijau).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar